4 Mitos dari lagu lingsir wengi pemanggil kuntilanak

Siapa sih yang tidak tahu dengan lagu “Lingser Wengi”? Lagu Jawa yang konon katanya di percaya memiliki kekuatan magis untuk memanggil arwah bagi siapa saja yang menyanyikan nya. Pasti kalian sudah tidak asing dong dengan mitos yang sudah beredar di kalangan masyarakat ini? Bahkan ada sebagian orang yang termakan mitos hingga menempatkan image negatif terhadap lagu ini. Tidak jarang juga ada yang mempercayai bahwa tidak di perbolehkan untuk menyanyikan lagu “menyeramkan” ini di saat malam-malam tertentu. Entah dari mana persepsi ini muncul hingga masih bertahan sampai saat ini. Sebelum kita membahas mengenai mitos lagu ini, kita akan sedikit membahas sebenarnya apa sih makna dari lagu lingser wengi dan bagaimana asal mula terciptanya lagu ini?
gambar Mitos dari lagu lingsir wengi pemanggil kuntilanak
Asal-usul terciptanya lagu Lingser Wengi :

Awal terciptanya lagu ini berkaitan dengan salah satu tokoh Wali 9, yaitu Sunan Kalijaga. Ya, mulanya lagu tersebut di ciptakan oleh beliau yang di tujukan untuk di senandungkan pada saat setelah melakukan sholat malam yang justru memiliki fungsi untuk menolak bala atau mencegah adanya gangguan makhluk gaib. Bahkan pada jaman dahulu lagu ini sering kali di gunakan sebagai lagu penghantar tidur bagi anak-anak. Makna yang sesungguhnya yang terkandung di dalam lagu ini pun sebenarnya menyiratkan seseorang yang sedang memanjatkan doa kepada Tuhan. Sehingga pada saat itu Sunan Kalijaga memang berniat menggunakan syair lagu ini sebagai alat untuk menyebarkan agama Islam. Namun mitos yang beredar justru sebaliknya, bahkan lagu tersebut di kait-kaitkan dengan hal mistis dan sosok ghaib yaitu Kuntilanak.
Oleh sebab itu banyak sekali produser film layar lebar yang terinsipirasi mengcreate sebuah film dengan mengangkat cerita mitos dari lagu lingser wengi ini sendiri menjadi sebuah cerita yang akan di tayangkan pada film tersebut atau hanya di gunakan sebagai backsound saja. Namun, dengan begitu membuat lagu tersebut semakin lekat dengan misteri-misteri makhluk gaib yang di gambarkan pada film horor tersebut. Padahal untuk kebenaran mitos ini pun belum bisa di buktikan hingga saat ini. Berikut beberapa mitos yang berkembang mengenai lagu Lingser Wengi :
BEGINI MITOS DARI LAGU LINGSER WENGI
1. Lagu pemanggil arwah
Jika seseorang menyanyikan lagu lingser wengi apalagi di saat malam-malam tertentu akan di percaya dapat mengundang arwah penasaran untuk ikut hadir bersama dengan pelantun tersebut. Apalagi semenjak banyaknya film horor Indonesia yang mengangkat mitos lagu tersebut dan menceritakan bahwa lagu tersebut bisa untuk memanggil makhluk gaib khususnya Kuntilanak. Sehingga para penikmat lagu tersebut semakin yakin dengan adanya mitos yang beredar yang membuat lagu tersebut akan di rasa sangat seram, apalagi jika kita mendengarkannya dengan lantunan nada yang ada di dalam film tersebut. Namun siapa sangka jika lagu lingser wengi ini juga ada nyanyian versi campursari loh.. Coba dengarkan dengan versi tersebut dan mulai hapus sugesti mistis dari dalam diri kalian mengenai lantunan lagu lingser wengi.
2. Memiliki kekuatan magis
Bagi sebagian masyarakat salah satu lagu yang berasal dari Jawa ini memiliki kekuatan magis nya tersendiri apabila saat di nyanyikan. Saat seseorang sedang menyanyikan lagu ini seolah liriknya akan seketika berubah dan terdengar menyeramkan. Bahkan seolah-olah sang penyanyi yang menyanyikan lagu lingser wengi ini sedang mencoba melakukan sebuah ritual untuk memanggil dan memastikan adanya keberadaan makhluk gaib yang ada di sekitar kita. Sosok makhluk gaib yang identik dan sering di kaitkan dengan lagu ini adalah sosok hantu perempuan berambut panjang atau yang sering orang kenal dengan istilah Kuntilanak. Apalagi untuk alat musik pengiring lagu ini pun masih menggunakan alat musik gamelan Jawa. Dan tidak hanya lagu ini, masih banyak lagi lantunan lagu Jawa yang di percaya memiliki kekuatan magis apabila di nyanyikan.
3. Lagu pemanggil kuntilanak

keterkaitan lagu ini dengan sosok kuntilanak berawal karena lagu ini sering di gunakan untuk pembuatan film horor yang menceritakan tentang sosok tersebut. Hal ini membuat sebagian orang bingung dengan makna yang sesungguhnya dari lagu tersebut. Apakah benar untuk menolak bala, untuk ritual pemanggil arwah atau untuk memanggil kuntilanak dan makhluk gaib lainnya? Bahkan mitos tentang lagu ini sudah di percaya sejak lama dan turun menurun. Sehingga bagi orang yang mempercayai mitos ini bulu kuduknya akan merinding saat mendengar nyanyian ini.
4. Gending Jawa

Pada saat Sunan Kalijaga menciptakan lagu lingser wengi beliau menggunakan pakem yang biasa di gunakan dalam lantunan gending jawa yaitu Macapat. Pasti kalian sudah tidak asing dengan istilah Macapat ini, karena pakem tembang Jawa ini pernah kita pelajari bersama pada saat duduk di bangku sekolah (warga Jawa). Seperti yang kita tahu bahwa Macapat terdiri dari 11 pakem yang salah satunya adalah pakem Durma. Biasanya lagu yang menggunakan pakem ini terlihat mencerminkan suasana keras, sangar, suram, kesedihan hingga sesuatu yang mengerikan di dalam kehidupan. Itu sebabnya lagu lingser wengi ini di nyanyikan dengan penuh perasaan lembut, menggunakan tempo pelan dan terkesan menyayat hati.
Jadi sudah jelas jika makna tersirat yang sebenarnya dari lagu Lingser Wengi ini adalah sebagai lantunan doa yang menggunakan bahasa Jawa kepada Tuhan untuk meminta perlindungan agar di jauhkan dari segala gangguan yang di ciptakan dari makhluk-makhluk gaib. Dan makna yang selama ini kita tahu adalah suatu kesalahan dalam pandangan masyarakat luas terhadap mitos yang beredar yang sehingga membuat pendengar lagu tersebut menjadi ketakutan akan datang nya makhluk gaib ketika ada yang menyanyikan lagu tersebut. Faktanya, lagu lingser wengi masih sering di nyanyikan oleh beberapa sinden Jawa (penyanyi wanita) dengan versi campursari yang merdu serta mendayu.

Entah itu terlihat menyeram kan atau tidak, namun tidak bisa di pungkiri bahwa lagu Lingser Wengi ini sendiri merupakan salah satu warisan budaya yang di miliki oleh Indonesia. Walaupun pada jaman ini lagu tersebut sudah terlanjur memiliki cerita yang menyeramkan, kita tetap tidak boleh meninggalkan warisan budaya tersebut begitu saja. Jadi kalian sudah tahu kan mengenai mitos dan fakta dari lagu ini? Masih takut untuk mendengarkannya? 
Semoga bermanfaat~

Leave a Comment