5 Hal Merugikan Yang Sering Dilakukan Saat Jatuh Cinta

Memiliki rasa sekedar kagum atau bahkan jatuh cinta terhadap lawan jenis memang suatu hal yang wajar di rasakan oleh setiap orang saat mulai memasuki usia remaja. Tapi pernahkah kamu merasakan jatuh cinta dengan seseorang yang sudah lama kamu suka? Pernah membayangkan jika kamu benar-benar bisa bersama dengan dia? Pasti bahagia bukan main jika hati sudah tertambat kepada seseorang yang selama ini telah kita incar.

Jatuh cinta memang bisa membuat hati merasabahagia setengah gila. Rasanya bibir tidak ingin berhenti senyum-senyum sendiri dan diri tidak bisa berhenti bersikap ramah dan hangat kepada semua orang. Bahkan rasanya emosi dan amarah dalam diri mendadak hilang dan teredam begitu saja terguyur oleh perasaan yang telah berbalas. Ah rasanya seperti malas beranjak dari masa-masa bucin seperti ini.

Moment kasmaran memang suatu keadaan paling bahagia yang sulit di deskripsikan. Saking bahagianya perasaan kamu saat itu, justru akan membuat kamu mudah sekali terlena dan akan sulit bahkan tidak bisa mengontrol tindakan. Saat jatuh cinta, kamu akan cenderung akan sering melakukan segala cara hanya karena perasaan. Bahkan kamu mengesampingkan perkara logika saat itu.

Terlalu mendahulukan perasaan ketimbang logika saat kamu bucin, justru akan membuat kamu menyesal di kemudian hari. Jadi, jangan sampai kamu melakukan 5 hal ini meskipun saat itu hatimu sedang terbuai cinta.

  1. Fokus Menjadikan Dia Sebagai Duniamu

Meskipun hubungan kamu dengan dia sedang hangat-hangatnya dan kamu sedang di buat mabuk oleh fase kasmaran, jangan pernah kamu menjadikan pasanganmu sebagai duniamu. Ingatlah jika kamu masih punya duniamu sendiri bersama keluarga dan juga teman-temanmu, begitu pun dengan pasangan kamu. Berusahalah bersikap sebagaimana wajarnya orang jatuh cinta.

Ekspresikan cintamu secara elegant. Sampaikan rasa cintamu sesuai dengan porsi dan jangan sampai berlebihan. Pasanganmu justru akan merasa lebih nyaman dengan sikapmu yang elegant ketimbang sikapmu yang terlalu over dan jatuhnya terlalu over protect. Masih banyak hal yang bisa kamu coba dan kamu kerjakan selagi masih muda. Jangan sampai kamu menyesal di akhir hanya karena terlalu mengedepankan cinta.

  • Terlalu Menomor Satukan Cinta Dan Menomor Duakan Karir

Jika kamu termasuk ke dalam spesies manusia yang melakukan hal ini, sungguh sebenarnya kamu adalah orang yang sangat rugi. Kalau kamu mau bucin boleh asal jangan terlalu akut. Kamu harus bisa mengendalikan serta memberi batasan batasan terhadap dirimu sendiri sebelum kamu menyesal. Padahal ada banyak hal lain yang bisa kamu geluti selain cinta. Jika kamu seorang yang masih mencari pijakan karir, lebih baik stop lah dulu bucin dan explore dulu pengalaman karirmu.

Dan jika kamu orang yang sudah memiliki karir, jangan sampai kamu melupakan semua perjuangan yang sudah kamu lakukan selama ini. Kamu sudah susah payah bangun karir dan kamu nomor duakan begitu saja demi jatuh cinta. Ingatlah jika perjuangan cintamu tidak sebanding dengan perjuangan yang sudah kamu lakukan demi mendapatkan karir yang kamu inginkan. Be smart guys…

  • Melupakan Teman-Temanmu

Apa kamu pernah memiliki teman yang suka melupakan temannya saat sudah memliki pasangan? Lalu bagaimana dengan kamu? Apakah kamu juga melakukan hal yang sama? Sesibuk-sibuknya kita berkegiatan saja, kita harus tetap bisa menjaga hubungan baik kita dengan teman. Apalagi saat kita sudah memiliki pasangan? Kamu harus bisa kendalikan diri dan ingatkan dirimu sendiri jika jauh sebelum kamu mengenal nama pasangan kamu, kamu sudah lebih dulu mengenal sifat temanmu.

Jadi, sampai sini paham mana yang lebih jauh masuk ke dalam hidupmu? Ingatlah jika dulu sebelum kamu memiliki pasangan, temanmu lah yang menemani kamu kemana pun kamu pergi dan dalam kondisi apapun yang kamu alami. Jangan hanya karena kamu sudah memiliki pasangan lantas kamu bisa melupakan temanmu begitu saja.

  • Terlalu Berkorban Dalam Suatu Hubungan

Setiap hubungan memang selalu membutuhkan suatu pengorbanan. Namun jangan sampai salah berpersepsi jika harus kamu yang berkorban dalam hubunganmu dengan dia. Jangan hanya karena demi menarik simpati pasangan, lalu kamu harus berkorban banyak kepada pasanganmu. Padahal sikap seperti itu tidak baik di lakukan. Kamu boleh-boleh saja berkorban demi baiknya hubungan kamu, namun berkorbanlah dengan sewajarnya dan jangan terlalu berlebihan.

Jangan sampai pasangan kamu yang berbuat salah, dan kamu juga yang harus meminta maaf kepada dia. Lalu apa bedanya kamu dalam sebuah penjara? Hanya seputar jeruji yang menjadi pembeda.

  • Terlalu Menaruh Ekspektasi Sebuah Hubungan Yang Tinggi

Jika kamu baru mengenal pasanganmu dan memutuskan untuk menjalin suatu hubungan, maka kenali dulu karakter pasanganmu secara lebih dalam. Jangan sampai kamu menaruh kesalahan hanya karena terlalu cepat membayangkan sebuah hubungan yang indah dan akan berhasil. Taruhlah ekspektasimu sejenak. Jangan kamu terlalu membayangkan hal indah terlebih dulu jika kamu tidak mau kecewa di akhir nantinya.

Membayangkan memiliki suatu hubungan yang berhasil dan selalu mendapat moment indah dalam suatu hubungan tidak salah di lakukan. Yang salah adalah ketika kamu berharap kepada hal yang belum tentu bisa terjadi. Sama artinya dengan kamu berharap kepada angin. Justru lebih baik kamu membayangkan hal-hal atau sisi terburuk dalam suatu hubungan agar kamu lebih siap menghadapi badai yang pasti akan berlalu dalam hubunganmu cepat atau lambat. Semoga Bermanfaat~