Bahaya Menggunakan Kipas Angin Saat Tidur

Saat musim kemarau panjang yang membuat udara pada malam hari terasa panas tentu akan membuat kita gelisah dan tidak bisa tidur dengan nyenyak.

Namun dengan ekonomi yang pas-pas an membatasi kita untuk bisa memasang AC di dalam rumah. Otomatis mau tidak mau cara alternatif yang bisa kita lakukan adalah tidur dengan membiarkan kipas angin tetap dalam keadaan menyala.

Dengan tidur menggunakan kipas angin, kita akan merasa jauh lebih nyaman dan membuat kita bisa lebih cepat tidur tanpa merasakan gerah.

Padahal kita tidak sadar bahwa ada banyak sekali dampak buruk yang mengintai saat kita tidur menggunakan kipas angin.

Dengan begitu kita perlu was-was jika kita masih terbiasa melakukan hal ini secara rutin di rumah.

Pasalnya, dari berbagai penelitian yang sudah di lakukan memang banya yang menyatakan hasil yang demikian.

Untuk mengetahui apa saja bahaya yang mengintai saat kita tidur di malam hari menggunakan kipas angin ada baiknya jika kita simak beberapa penjelasannya pada artikel berikut ini :

Alergi Terhadap Debu


Kesejukan udara yang di hasilkan oleh kipas angin merupakan sirkulasi yang hanya berputar di dalam satu ruang.

Udara dari kipas angin hanyalah angin yang tidak sehat, sebab tidak ada sebuah pergantian udara yang mengakibatkan kita kembali menghirup udara dari sisa penafasan kita sendiri.

Apalagi jika menggunakan kipas angin di dalam kamar dan dengan kondisi kamar tertutup,

ada kemungkinan besar bahwa udara di dalam kamar merupakan udara yang tidak dapat di saring dengan baik sehingga berakibat pada besarnya potensi bakteri, kotoran, virus serta kuman yang akan menyebar melalui udara tersebut.

Oleh sebab itu, sangat tidak di sarankan untuk kita selalu mengandalkan penggunaan kipas angin setiap hari.

Menjadikan Kulit Lebih Kering


Udara yang di hasilkan oleh kipas angin akan memberikan dampak kurang baik bagi kita yang memiliki jenis kulit yang sensitif.

Udara pasif dari kipas angin yang di tujukan langsung pada tubuh kita akan membuat keseimbangan kelembaban kulit menjadi terganggu sehingga bisa saja mengakibatkan kulit menjadi lebih kering hingga iritasi dalam waktu yang cepat.

Jadi lebih baik jika saat kita menggunakan kipas angin untuk tidak mengarahkan kipas kepada tubuh kita secara langsung.

Kita bisa arahkan kipas angin ke dinding sehingga udara akan terpantul yang akhirnya akan menyebar ke seluruh ruangan dan pada akhirnya akan mengenai tubuh kita juga secara tidak langsung.

Mengalami Dehidrasi dan Hipotermia


Menurut seorang dokter ahli, seseorang yang berada di dalam ruangan bersuhu dingin dalam waktu yang lama akan mengalami kekeringan pada tubuhnya.

Gejala ini hampir serupa ketika kulit kita mengalami kekeringan pada saat kita menggunakan kipas angin secara langsung.

Hal ini di akibatkan dari kerja udara dingin yang menyerap cairan dalam tubuh manusia. Dan bisa kita bayangkan jika hal ini terjadi secara terus menerus sepanjang malam saat kita menggunakan kipas angin.

Nantinya justru kelembaban tubuh akan mengalami penurunan dan mengakibatkan kita akan sering merasa haus atau dehidrasi.

Bahkan ada beberapa kemungkinan juga kita bisa saja mengalami gejala dari hipotermia.

Leher Terasa Kaku


Tentu saja kita pernah bukan mengalami leher terasa sangat kaku saat setelah bangun tidur? Bahkan ada beberapa orang yang sampai tidak bisa menggerakan leher mereka karena merasa kesakitan atau yang biasa di sebut “tengeng”.

Ternyata ini bukan hanya di sebabkan oleh posisi tidur yang salah, namun juga bisa saja dari pengaruh kipas angin yang menyala semalaman saat kita sedang tidur.

Udara dingin yang keluar dari kipas angin menyebabkan otot pada leher kita menjadi lebih kencang, bahkan jika ini di abaikan justru bisa saja akan mengakibatkan kram pada area leher hingga tubuh.

Mengalami Iritasi Sinus


Pada saat kipas angin menyala akan mengakibatkan suhu ruangan menjadi lebih kering dari biasanya.

Suhu udara ruangan yang kering bisa menyebabkan selaput lendir pada hidung juga mengalami fase “kekeringan”.

Selaput lendir yang semakin kering justru akan memicu produksi lendir di dalam hidung lebih banyak lagi.

Jika lendir di dalam hidung mengalami produktifitas yang berlebih di khawatirkan justru akan menyumbat pada area saluran pernafasan hingga akhirnya menyebabkan iritasi sinus.

Tubuh Akan Mengalami Minim Oksigen


Jika kipas angin di biarkan tetap menyala saat kita tidur, sedangkan posisi kipas tepat menghadap pada wajah kita secara langsung bukan tidak mungkin jika akan membuat tubuh mengalami kekurangan oksigen.

Padahal fungsi oksigen sangatlah penting untuk membantu memperlancar aliran darah dalam tubuh kita.

Dan dampak jika kita mengalami kekurangan oksigen justru akan menimbulkan penyakit baru seperti tenggorokan gatal, batuk hingga asma.

Hal ini di karenakan udara yang berputar tanpa mengalami pergantian pada ruangan yang minim ventilasi ini membawa sejumlah bakteri, virus dan kotoran akan masuk lagi melalui hidung maupun mulut kita.

Menderita Bell Palsy


Bell Palsy merupakan sebuah fase menegangnya syaraf pada area wajah yang mengakibatkan kita mengalami kesusahan untuk berekspresi atau bahkan sekedar tersenyum.

Penyakit satu ini juga bisa di alami oleh semua orang yang terbiasa berada pada ruangan yang suhu rendah atau dengan sengaja mengarahkan kipas tepat ke arah wajah dan di lakukan secara terus menerus.

Jika saraf wajah sudah berubah menjadi tegang dampak yang di timbulkan adalah akan mengalami pembengkakan pada area wajah tertentu.

Sehingga dengan demikian kita akan mengalami kesulitan apabila ingin menunjukkan senyuman manis terbaik kita pada saat di hadapan orang lain.

Mengalami Kram Otot


Selain dapat menegangkan saraf, dengan rutin menggunakan kipas angin saat tidur juga bisa menyebabkan kita merasakan pegal pada tubuh dan mengalami keram otot pada pagi harinya.

Ini di sebabkan karena otot pada area tubuh yang menegang dan di akibatkan oleh udara yang terkonsentrasi.

Paparan angin yang konstan khususnya pada area wajah dan leher inilah yang menyebabkan leher terasa kaku, punggung terasa pegal, bahu terasa kencang hingga otot wajah yang juga mengencang.

Biaya Tagihan Listrik Yang Membengkak


Selain bahaya seputar kesehatan, bahaya lain yang muncul saat kita menggunakan kipas angin ketika tidur adalah membengkaknya biaya tagihan listrik.

Bayangkan jika kita harus rugi material bahkan kesehatan hanya karena memenuhi kenyamanan sesaat dengan membiarkan kipas angin tetap menyala saat kita sedang tidur.

Biasanya biaya listrik yang kita gunakan pada malam hari akan cenderung lebih mahal karena tegangan yang sedang kita gunakan pun juga relatif besar.

Maka dengan mematikan kipas angin saat malam hari bisa juga menjadi salah satu tindakan yang bisa membantu dalam menghemat energi listrik dan juga menghemat biaya bulanan.

Maka pastikan kita sudah melakukan hal bijak dengan menjaga sumber daya dengan menggunakannya sesuai dengan kebutuhan dan sekaligus menjaga kesehatan tubuh kita tentu yang utama.

Semoga Bermanfaat~