Cara ampuh pangkas tagihan PDAM

Cara Ampuh Pangkas Tagihan PDAM-Bagi kehidupan rumah tangga, menganggarkan anggaran bulanan sudah menjadi sebuah keharusan setiap pasangan agar penghasilan bulanan bisa di managemen dengan baik dan cukup untuk memenuhi kebutuhan harian untuk satu bulan kedepan. Sama seperti kebutuhan-kebutuhan lainnya, mengganggarkan tagihan air memang penting untuk kita lakukan. Karena memang kebutuhan air dalam kehidupan sehari hari memiliki banyak peran penting seperti di gunakan untuk minum, kebutuhan memasak, mencuci dan lainnya. Namun untuk nominal anggaran biayanya sudah pasti tidak bisa kita prediksi sebelumnya. Bila kita tidak cermat dalam menghemat air, pasti tagihan bulanan bakal buat kantong kalian jebol!

Menyebalkan bukan jika harus membayar tagihan air dalam jumlah besar? Jika dahulu air bisa kita nikmati secara gratis dari berbagai fasilitas umum sebagai sumber daya alam, namun dengan berjalannya waktu persediaan sumber daya air sudah banyak tercemar oleh sampah maupun limbah akibat ulah berbagai oknum yang tidak bertanggung jawab. Sehingga untuk mendapatkan air bersih mau tidak mau kita harus membeli air kepada pedagang keliling, menggunakan sumur bor, atau menjadi pelanggan PDAM untuk memenuhi kebutuhan air harian.

Karena air salah satu kebutuhan vital, maka sangat tidak di anjurkan untuk menggunakannya secara berlebihan. Tidak hanya listrik, air pun lebih baik jika kita bisa menghematnya. Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menghemat air agar anggaran biaya PDAM bisa lebih hemat sehigga kita bisa berkontribusi untuk lebih menghemat penggunaan sumber daya alam satu ini dan juga sekaligus bisa menghemat anggaran biaya. Lumayan dong jadi bisa di gunakan untuk keperluan lainnya.

Berikut beberapa cara untuk bisa memangkas anggaran tagihan air PDAM :

Pastikan tidak ada kebocoran pada meteran air

Pencatatan aliran air atau yang sering di sebut dengan meteran air yang ada di rumah akan terus berjalan seiring dengan aliran air yang di gunakan maupun yang tanpa sengaja tidak kita gunakan. Pastikan jalur air di rumah seperti kran air atau pipa tidak mengalami kebocoran dengan rutin memeriksanya. Jika dalam sehari kebocoran air yang tidak kita sadari mencapai 15 liter air sudah lumayan banyak bukan? Salah satu cara yang tepat untuk mengetahui adanya kebocoran adalah dengan menandai roda gigi yang tetap berputar meskipun seluruh aliran air sudah di matikan.

Menggunakan air dengan seefisien mungkin

Salah satu cara penggunaan air secara efisien yaitu dengan tidak menyiram tanaman pada siang hari saat panas matahari sedang terik. Karena itu bisa menyebabkan air yang kita siramkan lebih cepat menguap, lebih baik jika kita ingin menyiram tanaman maka lakukan lah di pagi hari. Selain itu kita juga bisa memaksimalkan sisa air bekas bilas cuci piring atau sisa air mencuci beras yang masih bersih untuk menyiram tanaman, jadi kita bisa lebih bisa menghemat penggunaan air bersih bukan? Apalagi jika cuaca sedang memasuki musim penghujan, ini bisa menjadi kesempatan untuk memanen air hujan dengan meletakkan ember tepat di bawah genting yang mengalirkan air ke bawah dan air tersebut bisa kita gunakan untuk mencuci kendaraan atau menyiram tanaman.

Matikan keran saat tidak di gunakan

Terkadang kita sering mengabaikan hal satu ini. Saat kita sedang melakukan aktivitas lain yang kita anggap hanya memerlukan waktu yang singkat bukan tidak mungkin jika kita sering mengabaikan air yang mengalir deras seperti saat kita sedang mandi, mencuci tangan menggunakan sabun, menggosok gigi, menyabuni badan, menggunakan shampo, mencuci piring dan masih banyak lagi. Terkadang saat kita sedang mandi dan membasuh badan menggunakan sabun atau sedang keramas namun air dari shower di biarkan terbuang sia-sia begitu saja. Lebih baik jika kita sedang melakukan kegiatan lain dan belum memerlukan air tersebut sebaiknya matikan dulu keran air atau shower yang kita gunakan dan bisa mulai di hidupkan kembali saat kita akan membilasnya.

Pilih perlengkapan rumah tangga yang hemat air

Ternyata selektif dalam memilihi perlengkapan rumah tangga seperti keran air, mesin cuci, kloset duduk hemat air atau pipa air juga bisa berperan dalam membantu proses penghematan air lo. Saat ini cukup mudah menemukan perlengkapan yang sudah menggunakan sistem hemat air dan juga dengan kualitas yang baik. Memang untuk harga akan terpaut lebih tinggi jika di bandingkan dengan peralatan dengan kualitas biasa pada umumnya. Namun jika itu bisa lebih awet karena kualitas lebih baik sekaligus bisa untuk membantu menghemat penggunaan air harian mengapa tidak? Justru dengan begitu, pengeluaran kita akan jauh lebih sedikit di kemudian hari dan kita akan bisa jauh menghemat dalam jangka waktu yang panjang.

Persingkat waktu mandi

Semakin lama kita berada di dalam kamar mandi, maka tidak menutup kemungkinan jika kita akan lebih banyak menggunakan air entah untuk benar-benar mandi dan membilas tubuh atau bahkan hanya sekedar membuang-buang air saja. Mulai saat ini cobalah untuk mempersingkat waktu berada di dalam kamar mandi dengan tidak berlama-lama berada di dalam bathub. Mandi dengan menggunakan gayung atau shower bisa kita jadikan pilihan yang tepat untuk mempercepat waktu mandi.

Membuat sumur air sendiri dan lubang biopori

Cara lain untuk bisa menghemat biaya anggaran PDAM adalah dengan membuat galian sumur air pribadi dan juga membuat lubang biopori di halaman rumah. Memang biaya yang harus di keluarkan untuk membuat sumur air tidak murah. Akan tetapi langkah ini cukup efektif apabila di gunakan untuk berhemat dan menyimpan cadangan air tanah. Kita bisa memanfaatkan air sumur untuk kebutuhan sekunder harian seperti mencuci motor atau mobil, mengepel lantai dan masih banyak lagi. Selanjutnya, pembuatan lubang biopori sendiri ini bertujuan untuk mempermudah resapan air ke dalam tanah.

Cara membuatnya pun cukup mudah dan murah, yaitu :

  1. Membuat lubang dengan diameter kurang lebih 10 cm di halaman rumah
  2. Isi lubang tersebut dengan sampah organik
  3. Lubang tersebut nantinya akan berisikan air saat musim hujan
  4. Kemudian air akan lebih mudah meresap ke dalam tanah
  5. Menggunakan tampungan air (Torn)

Saat kita menggunakan air bersih tanpa takaran pasti kita sangat berlebihan dalam penggunaannya. Cobalah dengan menggunakan cara satu ini jika ingin menghemat air di rumah dan mengurangi anggaran tagihan dari PDAM setiap bulannya. Menggunakan tangki air rumahan atau biasa di sebut dengan torn air bisa jadi pengukur penggunaan air rumah. Semisal dalam satu tandon air besar itu kalian gunakan untuk seminggu kedepan, maka sebisa mungkin pasti kita akan berusaha menghemat penggunaan air agar simpanan air bisa cukup untuk di gunakan dalam jangka waktu maksimal. Dengan begitu secara tidak langsung kita akan terbiasa dengan kebiasaan tersebut dan juga bisa menyimpan lebih banyak sisa anggaran pembayaran air bulanan di rumah.

Nah itu tadi beberapa tips serta cara kreatif yang bisa kalian coba untuk bisa menghemat air agar tagihan pembayaran PDAM tidak membengkak.

Semoga bermanfaat~

Leave a Comment