Cara menyusun anggaran rumah tangga untuk mengelola keuangan keluarga

Jika dalan rumah tangga pengeluaran lebih besar dari gaji atau pendaparan kita maka yang perlu dilakuakn adalah menentukan pengeluaran untuk belaja apa dulu yang harus kita utamakan.
Ditunda dulu atau bahkan kita batalkan. Nah untuk menentukan hal tersebut diatas maka kita harus menentukan dulu pengeluaean itu termasuk kedalam jenis kebutuhan atau hanya keinginan kita saja.
Nah.. lalu apa yang dimaksud dengan kebutuhan?? Ya betul kebutuhan adalah segala sesuatu atau apa apa yang harus dipenuhi. Dan jika kita memenuhinya maka akan menggangu kehidupan kita.
 
Lalu yang disebut dengan keinginan adalah ya sesuatu yang kita pengini. Atau segala sesuatu yang bisa kita tunda terlebih dahulu. Jika kita tidak melakukannya maka hal tersebut tidak akan terlalu berpengaruh pada kehidupan kita. Artinya kitanya masih bisa hidup jika keinginan kita tidak terpenuhi.
Nah dari semua kebutuhan yang ada lalau usahakan unruk mengutamakan terlebih dahulu membayar yang diwajibkan kebutuhan untuk hidup sehari hari dan untuk menabung. Lantas setelah itu baru untuk memenuhi kebutuhan lainnya.
*sumber : pixabay.com
Contoh pembayaran wajib adalah membayar listrik. Kemudian membayar hutang. Entah itu cicilan atau yang lainnya.lalu untuk bayar arisan dan lainnya.
 
Contoh kebutuhan sehari hari seperti kebutuhan untuk makan. Untuk kebutuhan mandi dan mencuci
Dan ketiga adalah tabungan. Usahakan untuk menyisihkan oendapatan kita u tuk bisa menabung.
 
Dan contoh untuk keinginan adalah beli rokok.. pulsa telfon..uang jajan.. tas baru..sepatu baru..baju baru dll.
 
Nah setelah semua anggota sepakat maka pilih pengeluaran apa saja yang perlu dikurangi atau bisa dihilangkan..contok rokok misalnya..lalu setelah itu tulis semua pengeluaran dan pendapatan dalan sebuah anggaran bulanan keluarga. Atau jika mau lebih mudah bisa pakai aplikasi.. banyak sekali diplaystore.
Pastikan jumlah pengeluaran dan pendpatan selama 1 bulan bisa seimbang. Angaran ini bisa berubah seaaktu waktu karena perubahan seperti pendapatan berkuran karena tidak masuk kerja karena sakit atau yang lainnya atau pendapatan bisa bertambah misal dari hasil panen dan bantuan dari pemerintah.
 
Biasanya sih jika pendapatan keluarga bertambah maka kebutuhannya juga bertambah..sah sah saja sih.. tapi lebih utamakan kebutuhan dibandingakan keinginan. Sekian semoga bermanfaat bagi para ibunda sekalian…

Leave a Comment