Cara Mudah Merawat Sendiri AC Dengan Benar

Cara Mudah Merawat Sendiri AC Dengan Benar-Hidup di wilayah tropis dengan cuaca yang tidak menentu membuat fungsi AC sangat di butuhkan oleh banyak orang terlebih khususnya orang Indonesia. Oleh sebab itu banyak sekali orang yang memutuskan untuk memasang fasilitas ini di dalam rumah mereka untuk mengatur kesejukan dalam suhu ruangan rumah mereka. Bahkan bisa saja penggunaan AC akan di butuhkan sepanjang hari pada saat musim panas. Namun seperti peralatan elektronik pada umumnya, jika semakin sering peralatan elektronik di gunakan maka nilai ke awetannya pun akan semakin menurun dan berakhir rusak dalam jangka waktu pendek.

Nyatanya, tidak sedikit orang juga yang berasumsi apabila ke awetan sebuah barang elektronik  bisa di pengaruhi oleh merk tertentu. Hal ini memang mungkin saja terjadi jika kualitasnya memang terbukti lebih baik satu merk tersebut jika di bandingkan dengan merk lainnya.

Akan tetapi tetap saja kunci utama dalam mempertahankan keawetan sebuah barang elektronik yaitu dengan cara menggunakannyasertamerawatnyadengan baik dan benar. Hal ini di lakukan sebab kerusakan pada alat elektronik terutama AC tentu memerlukan biaya yang tidaklah murah.Sedangkan dalam satu rumah pun bisa bisa saja terpasang beberapa unit AC yang di letakkan pada beberapa bagian rumah seperti di dalam kamar tidur, di area ruang tamu maupun area ruang keluarga.

Apalagi jika perfoma kerja AC menurun atau bahkan mengalami kebocoran, sudah pasti kita juga akan memerlukan jasa service AC untuk mengetahui sebab kerusakan sekaligus membetulkan keluhan tersebut.Sudah pasti  biaya yang harus kita keluarkan juga tidak murah dong? Bayangkan jika kita bisa merawat serta memperbaiki AC sendiri, berapa banyak budget yang bisa kita hemat untuk masalah satu ini? Ada baiknya jika kita mengetahui beberapa cara merawat AC secara mandiri seperti penjelasan berikut ini :

  • Rutin Membersihkan Saringan Udara

Di dalam kerangka AC, fungsi saringan udara pastilah sangat penting untuk membantu dalam proses penyaringan debu dan kotoran agar tidak ada yang menempel serta mengakibatkan penyumbatan pada permukaan evaporator.

Jika saringan udara tidak pernah di bersihkan sehingga sudah terlanjur mengalami penyumbatan tersebutakan berdampak yang menyebabkan proses keluar masuknya udara menjadi jauh lebih sedikit bila daripada yang seharusnya. Dan pada akhirnya dapat menyebabkan udara yang keluar dari AC tidak lagi menjadi dingin. Hal ini karena banyaknya debu dan juga kotoran yang menempel pada kipas pendingin sudah menebal. Oleh sebab itu alangkah lebih baik jika kita rutin untuk membersihkan saringan udara atau filter pada AC ini setiap 2 minggu sekali.

  • Menyesuaikan Kapasitas AC Dengan Luas Ruangan

Memiliki rumah yang besar serta ukuran ruangan yang cukup luas di dalam rumah itu artinya akan semakin luas pula area yang perlu di jangkau oleh udara yang keluar dari AC untuk melewati fase penyesuaian dari suhu ruangan ke suhu yang lebih dingin. Akan tetapi, dengan memaksakan kapasitas maksimal pada AC justru akan membuat kinerja AC tidak lagi bisa optimal.

Maka dari itu kita perlu untuk menyesuaikan kapasitas AC dalam penggunaannya. Contohnya seperti dengan memasang dua AC dalam satu ruangan yang luas atau dengan memasang AC dengan memilih kapasitas PK yang lebih besar dan cukup untuk mendinginkan seluruh sudut ruangan tersebut.

  • Menempatkan Mesin Outdoor AC Pada Posisi Yang Tepat

Saat kita membeli satu buah AC, tentu kita juga akan mendapatkan benda kotak yang biasanya selalu di letakkan di dinding bagian luar rumah saat kita memasang AC tersebut. Dan benda kotak tersebut tidak lain adalah mesin outdoor AC yang di dalamnya menyimpan kipas yang bertugas menangkap udara dari luar yang panas untuk di salurkan ke dalam ruangan dengan suhu yang lebih dingin. Ternyata menempatkan mesin outdoor AC di posisi yang tidak tepat ternyata juga memiliki pengaruh besar terhadap kinerja AC itu sendiri. Selain itu, jika kita berhasil menempatkan mesin outdoor ini di posisi yang tepat ternyata juga bisa untuk membantu menjaga keawetan mesin yang menjadi fungsi utama pada AC atau pendingin ruangan. Kalian bisa menempatkan mesin outdoor AC ini di tempat yang tidak lembab, tidak terkena panas sinar matahari secara langsung, terhindar dari debu, air hujan dan tentu saja dari jangkauan anak-anak.

  • Membiasakan Menutup Pintu Saat Menggunakan AC

Saat kita sedang menggunakan AC namun mendadak ingin buang air dan mengharuskan kita untuk keluar masuk ruangan, alangkah lebih baik jika kita membiasakan untuk selalu menutup pintu saat keluar maupun setelah masuk. Karena jika pintu terus di buka sedangkan kondisi AC masih menyala akan menyebabkan udara dari luar ruangan masuk sehingga membuat AC harus menyesuaikan untuk menurunkan suhu dan membuat kinerja AC akan jauh lebih besar dari pada yang seharusnya. Jika hal tersebut terus di lakukan maka akan menimbulkan dampak gangguan pada kompresor yang memiliki tugas untuk menyesuaikan dan juga menjaga suhu ruangan agar tetap sama dengan suhu pada remote AC.

  • Rutin Perikasa Thermostat

Memeriksa thermostat (pengatur suhu) secara berkala bertujuan untuk menjaga serta memastikanjika AC masih bisa berfungsi dan bekerja dengan baik dalam mengatur temperatur ruangan agar tetap dalam suhu yang stabil. Selain itu ada baiknya jika kita juga bisa mengatur temperatur thermostat pada AC dengan suhu yang jauh lebih tinggi apabila tidak terdapat banyak orang di dalam ruangan tersebut. Begitu pun sebaliknya, pada saat banyak orang di dalam satu buah ruangan maka kita wajib menurunkan suhu ruangan sehingga udara akan terasa jauh lebih sejuk. Dan ada baiknya kita mematikan AC jika kita akan meninggalkan ruangan untuk waktu yang cukup lama. Catatan, jika kita tidak sengaja menekan tombol OFF pada remote AC, lebih baik berikan sedikit jeda pada saat kita akan menghidupkannya kembali.

  • Rutin Cek Kipas Pada AC

Kipas AC yang berada di dalam kotak mesin outdoor memang mempunyai fungsi yang sangat vital untuk kinerja AC itu sendiri. Oleh sebab itu, dengan rutin memeriksa kondisi serta kebersihan kipas pada AC yang terpasang memang penting guna untuk memastikan perputaran kipas masih berjalan dengan normal dan lancar tanpa adanya kendala apapun. Biasanya letak yang tepatnya dari kipas AC ini sendiri berada di bagian atas bagian luar unit kondensator mesin AC.

  • Manfaatkan Fitur Timer

Untuk lebih menghemat serta memaksimalkan fungsi penggunaan AC, ada baiknya jika kita memanfaatkan fitur timer pada saat menggunakan AC. Hal ini kita lakukan agar penggunaan AC bisa sesuai dengan kebutuhan kita. Kita bisa mensetting waktu timer selama 5 jam pemakaian dalam sehari. Jika timer mati secara otomatis, sebaiknya diamkan dulu AC supaya mesin menjadi dingin kembali agar AC tidak cepet rusak. Dan sebaiknya jangan atur suhu AC di bawah 22 derajat celcius. Karena hal tersebut bisa memicu AC menjadi cepat panas dan kurang pas pada iklim tropis seperti di Indonesia ini. Semoga Bermanfaat~

Leave a Comment