Untuk Kamu Yang Sudah Berbahagia Namun Masih Sering Bernostalgia

Kehidupan perihal percintaan memang sangat rumit. Dan akan semakin sulit jika kamu harus di hadapkan dengan masa lalu yang tiba-tiba muncul begitu saja. Entah karena tanpa sengaja saling bertemu kembali ataupun kenangan yang mendadak muncul saat kamu sudah benar-benar hampir melupakannya.Bahkan kamu juga sudah benar-benar lupa kalau dulu kamu pernah ada hubungan dengannya.

Saat hal itu terjadi, rasanya seketika benteng yang sudah dengan susah payah kamu bangun menjadi porak poranda saat itu juga. Rasa sakit yang sudah hampir sembuh perlahan mulai menyesakan dada lagi. Sampai kamu lupa, jika saat itu kamu sudah bahagia. Bahkan jauh lebih bahagia dari yang sebelumnya. Tetapi tidak ada yang bisa di salahkan, memang pada kondisi itulah yang memaksakan keadaan untuk mengingat kejadian yang sudah terlewati. Dengan begitu kamu akan merasa jika waktu seakan terus berjalan mundur seiring dengan semakin dalamnya memori lama yang muncul dari ingatan kamu.

Bukankah akan sangat menyakitkan jika kamu semakin mengingat masa lalu? Dengan membiasakan diri untuk mengingat masa lalu justru perasaanmu akan semakin sakit dan akan menyiksa diri kamu sendiri. Untuk kamu yang sudah berhagia namun masih sering bernostalgia, ingatkan diri kamu tentang hal apa yang menyebabkan kamu dan dia berpisah tidak sebaik dengan kehidupan kamu yang sedang kamu jalani saat ini.

  1. Memiliki Keinginan Untuk Terus Bernostalgia

Sadarlah bahwa sebenarnya kamu sudah menikmati hidupmu, namun seringkali setan telah berhasil menghasutmu untuk terus bernostalgia pada moment masa lalumu. Itulah salah satu pemicu kuat untuk kenangan terus hadir kembali ke dalam kehidupan kamu. Dengan kamu selalu mengingat masa lalumu terdahulu, maka akan timbul kembali rasa-rasa yang membuat hatimu menjadi sedih dan fikiran menjadi kacau. Kamu pasti akan merasakan sakit, merasakan sebuah rasa penyesalan, atau justru akan menimbulkan rasa ingin mengulang kenangan dan ingin kembali pada masa itu. Namun kamu tidak bisa mengendalikan semua itu dan hanya menyisakan penyesalan dan ketidakpastian.

  • Berfikirlah Jika Kenangan Tesebut Telah Usai

Sebuah hal wajar jika seseorang merasakan ingin kembali ke dalam sebuah kebahagiaan masa lalu dan sesekali terlintas dalam benak. Namun tanpa kamu sadar, sebenarnya hal tersebut sering kali terjadi dan kamu rasakan hanya saat kamu sedang merasa lelah dan jenuh dengan kehidupan yang kamu jalani saat ini. Kamu harus bisa kuasai diri dan ingatkan diri kamu jika semua itu sudah usai dan terlewati. Yakinkan diri kamu jika hanya sia-sia jika kamu berusaha untuk membangun kembali hubungan masa lalumu yang fana. Sadarkan kepada diri kamu juga jika kamu menganggap masa lalumu akan lebih indah dari kehidupan kamu yang sekarang, kamu salah besar. Masa lalu yang di ulang kembali tidak akan pernah menjadi indah jika tidak ada pembenahan dari diri kamu maupun dari pasangan kamu.

  • Cobalah Tata Hati Secara Perlahan, Jangan Terjebak Nostalgia

Ketika hatimu merasa resah dengan kehidupanmu yang sekarang dan mencoba ingin kembali ke dalam kenangan masa lalu, coba perlahan tata kembali hatimu. Sepertinya kamu sedang berada pada kondisi yang terlalu jauh menoleh ke belakang dan terhenti pada zona itu. Dengan kamu kembali menata kembali hati, kamu juga harus mampu mengubah keadaan yang tiba-tiba memburuk dan terasa tidak menyenangkan tersebut kembali menjadi zona nyamanmu sendiri. Kembalinya rasa dan fikiranmu pada ruang masa lalu justru akan membuatmu semakin terjebak pada sebuah keadaan yang tidak berujung.

  • Kamu Perlu Melanjutkan Hidupmu

Saat kamu mengingat kenangan masa lalu dengan dia, ingatlah bahwa dia sekarang sudah bisa melanjutkan hidup barunya bahkan dengan orang yang baru. Ingatlah jika dia sudah bisa melanjutkan hidup tanpa adanya kamu di hari-harinya. Jika dia bisa melakukan hal tersebut, yakinlah jika kamu juga lebih bisa melanjutkan hidupmu dengan lebih elegan. Kamu bisa memulai segala sesuatu mulai dari awal dengan standar kehidupan yang lebih baik. Perpisahan adalah sebuah awal, ada atau tidak adanya dia di dalam kehidupanmu sebenarnya sama sekali tidak mempengaruhi kehidupanmu. Bahkan jika layak memiliki kehidupan baru yang lebih baik dan dengan orang yang jauh lebih baik dari pasanganmu yang sebelumnya.

  • Kenangan Tidak Bisa Dibuang, Cukup Jadikan Sebagai Pelajaran

Kenangan memang akan sangat sulit jika dilupakan secara keseluruhan, memang begitulah uniknya sebuah kenangan. Masih ada saja serpihan kenangan baik maupun kenangan buruk yang tersimpan dengan rapi di dalam ingatan. Namun kamu jangan terlalu sibuk memikirkan sebuah kenangan hingga kamu lupa dan sama sekali tidak merencanakan bahkan sekedar memikirkan rencana besarmu di masa yang akan datang. Baik dan buruknya suatu kenangan pasti ada saja hal yang bisa kita ambil sebagai pembelajaran hidup. Kita dapat mengambil sisi baik dari hal yang terdahulu untuk bisa dijadikan sebagai bekal hidup. Kamu juga bisa mengambil hal buruknya sekalipun sebagai langkah perbaikan diri untuk kehidupan di masa yang akan datang.

Jauh di sana masih ada masa depan yang menunggu dan perlu untuk kamu perjuangkan, maka pastikan jika kamu selalu update tentang perkembangan diri kamu serta tahu cara untuk berusaha meninggalkan masa lalu secara perlahan namun pasti. Di situlah kamu bisa memulai merancang dan berjalan menuju masa depan. Semoga Bermanfaat~